Kantor saya menerapkan penggunaan dhcp untuk pembagian IP. Nah, dikarenakan supaya lebih teratur, maka dibuatlah segmentasi. Segmentasi ini dibuat per-gedung. Gedungnya sih ada banyak, namun dibuat group-gedung. Hingga akhirnya bisa jadi sekitar 12 group.
Agar masih tetap mudah memaintainnya, maka diputuskan untuk tetap menggunakan dhcp untuk distribusi ip-nya. IP yang dipakai menggunakan IP Private. Rencana awal, di tiap group-gedung dipasang sebuah router. Dan dhcp server akan dipasang di semua router. Apalagi semua komputer harus didata mac-addressnya dan dimasukkan ke dhcp server. *Sudah terbayang rumitnya*
Akhirnya sewaktu mau menginstall router pertama, pada waktu mengetikkan apt-cache search dhcp. Ada baris dhcp3-relay. Aha! Akhirnya jadilah riset untuk menggunakan dhcp-relay (dhcrelay) di tiap-tiap router. Jadi konfigurasinya sebagai berikut:
[client1]--[router(dhcprelay)]--+---[dhcp-server-utama]
[client2]--[router(dhcprelay)]--+
[client3]--[router(dhcprelay)]--+
Jadi client1 ada di group-gedung 1 dengan subnet 10.1.1.0/24, client2 ada di group-gedung 2 dengan subnet 10.1.2.0/24, client3 ada di group-gedung 3 dengan subnet 10.1.3.0/24
Nah di router cukup diinstall dhcp3-relay. Terus semua subnet dan daftar mac-address ada di dhcp-server-utama. Jadi kerepotannya sedikit berkurang, karena cukup memaintain 1 server saja.
Kesulitan yang saya hadapi kemaren adalah Kurangnya dokumentasi dan contoh tentang dhcp3-relay. Akhirnya setelah diskusi dengan slashdotfx akhirnya bisa jalan.
Satu hal yang menjadi masalah kemaren adalah, di konfigurasi dhcp3-relay, untuk INTERFACES diisi dua interface yang ada di router. eth0 dan eth1. Jadi intinya, dhcp3-relay ini akan merelay dari ethernet 0 ke ethernet 1.
Jangan lupa /proc/sys/net/ipv4/ip_forward diisi dengan "1". Setelah itu silahkan mengkonfigurasi dhcp server di server utama.
--budiw






kapan ya bisa praktek
wah kayaknya seru tuh mas... wah kapan ya aku punya kesempatan bisa praktek... hiks hiks....
Post new comment