Kontroversi blogfest stikom edu

Blogfest, suatu kompetisi blog yang diadakan oleh STIKOM yang pesertanya adalah para siswa/i SMU se jawa timur.

Pagi ini, saya mendapat link pak Eko ini dari YM. Hm, juara satu dari lomba ini ternyata copy paste dari tempat lain, dan tanpa di beri link balik ke tempat yang asli. Dan dari komentar-komentar yang ada, banyak yang men-caci-cela-maki blog yang bersangkutan.

Saya maklum, karena memang kegiatan copy paste ini tidak baik. Itu menurut saya. Memang susah untuk membuat sesuatu yang orisinil/asli, apalagi kalo baru pertama soal hal itu. Dan seperti biasa di blogosphere, maka bermunculanlah blog-blog yang menghujat, mencaci dan semacamnya (blog ini termasuk gak ya? anda yang menilai). Berikut beberapa blog yang membahas hal yang sama:

pandu
Blackclaw
Arif
Pak Eko
Pak Priyadi

Sebenarnya masih banyak lagi blog yang lain, namun dari beberapa link tersebut bisa ditelusuri blog yang lain kok.

Yang paling disoroti adalah tentang copy paste yang dilakukan oleh juara pertama. Kalau dilihat dari Syarat Lomba, dari 9 syarat, tidak ada aturan tentang dilarangnya copy paste. Tapi tenang, bukannya saya mendukung siapa-siapa. Kalau menurut syarat lomba, memang, juara satu memenuhi syarat. Tapi seharusnya para juri juga tahu, bahwa copy paste itu sangat-sangat tidak dihargai.

Menurut pak nuansa,

tapi saya sangat appresiasi dengan tim juri, mas oki (komputek) dan mas Erwin (stikom). dan rasanya mereka tidak perlu minta maaf, atas keputusan yang dibuat.

Justru menurut saya, para juri, atau paling tidak panitia, membuat press release, pengumuman, atau apalah namanya, yang berisi kenapa mereka memilih juara pertama, atau permintaan maaf bahwa keputusan telah dibuat dan tidak dapat diganggu gugat dan mungkin sedikit pernyataan bahwa di lomba yang akan datang peraturan akan dibuat lebih baik lagi. Sampai tulisan blog ini terbit, di situs lomba, maupun situs utama penyelenggara belum ada press release tentang kontroversi ini. Yang ada malah cuma gontok-gontokan komentar di blog-blog yang membahas ini.

Comments

comment

bgm indonesia mau maju?

prihatin

mulai kecil disekolah cuman disuruh nyalin yang diomongin gurunya
akhirnya kreatifitas tak terasah

kita hanya bisa turut prihatin..

Budidaya plagirisme sejak dini

Wah, ternyata plagiarisme sudah dibudidayakan(kaya ayam) sejak dini :D

Inilah strategi penanaman plagiarisme sejak dini:

  1. Tugas salinan milik teman
  2. Ulangan contekan
  3. Ujian kerpekan

Dan untuk menyuburkannya jangan lupa:

  1. Biarkan siswa Anda jika ketahuan
  2. Utamakan nilai yang tidak obyektif, seperti pekerjaan rumah dan tugas kelompok daripada ujian akhir. Dengan meningkatnya prosentase nilai tugas, insyaallah siswa Anda akan mencari segala cara untuk mendongkrak nilainya
  3. Sanjung-sanjunglah SELALU siswa dengan nilai terbaik, jangan lihat perkembangan tiap individu. Tujuannya agar mereka berorientasi pada hasil

note: maaf kalo saya menggunakan kebalikan untuk mengutarakan maksudku :P

Ah...

Kecurigaan saya ini jurinya tembakan, atau kurang honor kali... Lagian... Ada aturan perasaan kalo ga salah hasil karya peserta menjadi milik panitia (atau semacam itu). Blog kok jadi milik panitia? Emangnya ini lomba desain layout... Kalo emang desain layout jangan pakek layanan blog dong.

*summon pleboy CSS*

Mohon Maaf

Baiknya, saya minta maaf, selaku instruktur IT di SMAN 11 Surabaya, yang kurang mensosialisasikan apa itu hak cipta pada siswa2 saya. pun dengan penyelenggara, dalam hal ini STIKOM, saya kira mereka sudah berbuat terbaik untuk menyemarakkan IT di kalangan pelajar. Jika upaya mereka dinisbikan dengan kesalahan ini, sepertinya akan banyak para penyelenggara yang akan ketakutan membuat even semacam ini lagi.

Konstruktif membangun IT dengan kesantunan itu lebih baik. Sekali lagi saya atas nama seluruh siswa-siswa saya yang seenaknya sendiri copy-paste, memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh komunitas blogger Indonesia.

[...]Semua lomba kreativitas

[...]Semua lomba kreativitas yang mementingkan ide orisinal harus mempersyaratkan tidak melanggar hak cipta. Ini tidak terbatas pada lomba menulis, membuat web, tetapi juga lomba-lomba lain seperti kompetisi film atau bahkan kompetisi Cheerleaders (ingat cerita Bring It On yang dibintangi Kirsten Dunst?).

Dengan demikian setiap peserta yang melanggar hak cipta, dengan sendirinya gugur. Dan apabila ada yang baru terbukti setelah menjadi juara, gelar tersebut bisa dicabut.[...]

ya ya, namanya juga manusia.

ya ya, namanya juga manusia. Udah keren2 jadi panitia/juri, masa' mau disalahin :)

toh panitia ngadutrafik juga setali tiga uang, gak mau ngasih aturan soal kopi-paste content. Mungkin bisa masuk jadwal ribut2 berikutnya :D

...

itulah stikom, gak pernah berani mengakui kalau salah.
Mereka lebih milih diam, biarkan saya nanti juga reda sendiri. Tapi itu bisa sangat menjatuhkan nama!!!.

Syndicate content