RSS/XML
Comments rss
Kemaren sempat bermasalah dengan sound laptop Asus F9E setelah upgrade ke Ubuntu Karmic Koala. Setelah googling kesana kemari, dapat solusi disini[1].
Berikut caranya:
budiw@carbon:~$ cat /proc/asound/card0/codec#0 | grep Codec
Codec: Realtek ALC660-VD
Setelah dapet code soundcardnya, sekarang dimasukkan ke file /etc/modprobe.d/alsa-base.conf
...
...
# Power down HDA controllers after 10 idle seconds
#options snd-hda-intel power_save=10 power_save_controller=N
options snd-hda-intel model=ALC660
Yang ada tanda pagarnya itu adalah baris aslinya, terus saya tambahi model=ALC660, yang lain-lain sebaris dengan itu saya hapus.
Kemudian, di restart alsa-nya dengan
budiw@carbon:~$ sudo alsa force-reload
lsof: WARNING: can't stat() fuse.gvfs-fuse-daemon file system /home/budiw/.gvfs
Output information may be incomplete.
Terminating processes: 1520lsof: WARNING: can't stat() fuse.gvfs-fuse-daemon file system /home/budiw/.gvfs
Output information may be incomplete.
4555lsof: WARNING: can't stat() fuse.gvfs-fuse-daemon file system /home/budiw/.gvfs
Output information may be incomplete.
lsof: WARNING: can't stat() fuse.gvfs-fuse-daemon file system /home/budiw/.gvfs
Output information may be incomplete.
.
lsof: WARNING: can't stat() fuse.gvfs-fuse-daemon file system /home/budiw/.gvfs
Output information may be incomplete.
Unloading ALSA sound driver modules: snd-hda-codec-intelhdmi snd-hda-codec-si3054 snd-hda-codec-realtek snd-hda-intel snd-hda-codec snd-hwdep snd-pcm-oss snd-mixer-oss snd-pcm snd-seq-dummy snd-seq-oss snd-seq-midi snd-rawmidi snd-seq-midi-event snd-seq snd-timer snd-seq-device snd-page-alloc (failed: modules still loaded: snd-hda-codec-intelhdmi snd-hda-codec-si3054 snd-hda-codec-realtek snd-hda-codec snd-hwdep snd-pcm snd-timer snd-page-alloc).
Halo semua, buat kalian yang berada di Surabaya, dan belum berkesempatan bertemu dengan RMS. Inilah kesempatanmu. Berikut informasinya:
Talkshow "Free Software in Ethics and in Practice"
Oleh
Mr. Richard M. Stallman
Founder of GNU Project and Free Software Foundation
Senin, 9 Nopember 2009
10.00 - 13.00 WIB
Universitas Surabaya
Ruang SGFT
Gedung TF 1.1
Pendaftaran bisa di:
Universitas Surabaya
PAJ. Informatika
Gedung TC 2.1
Biaya: Gratis
Pernah mendapatkan pesan error seperti ini di smtp server anda?
Sep 6 11:00:08 vps-01 postfix/smtp[19191]: D4040D4074: enabling PIX workarounds: disable_esmtp delay_dotcrlf for mail.rootbox.or.id[202.154.57.62]:25
Sep 6 11:00:08 vps-01 postfix/smtp[19189]: C6B95D4077: to=, relay=mail.rootbox.or.id[202.154.57.62]:25, delay=1.9, delays=0.75/0/0.04/1.1, dsn=5.7.1, status=bounced (host mail.rootbox.or.id[202.154.57.62] said: 550 5.7.1 Requested action not taken: message refused (in reply to end of DATA command))
Sep 6 11:00:08 vps-01 postfix/qmgr[4641]: C6B95D4077: removed
Solusinya mudah, ada di http://www.postfix.org/postconf.5.html#smtp_pix_workarounds, anda cukup menambahkan
smtp_pix_workarounds = disable_esmtp delay_dotcrlf
di /etc/postfix/main.cf anda. Dan restart postfix anda.
--budiw
Kantor saya menerapkan penggunaan dhcp untuk pembagian IP. Nah, dikarenakan supaya lebih teratur, maka dibuatlah segmentasi. Segmentasi ini dibuat per-gedung. Gedungnya sih ada banyak, namun dibuat group-gedung. Hingga akhirnya bisa jadi sekitar 12 group.
Agar masih tetap mudah memaintainnya, maka diputuskan untuk tetap menggunakan dhcp untuk distribusi ip-nya. IP yang dipakai menggunakan IP Private. Rencana awal, di tiap group-gedung dipasang sebuah router. Dan dhcp server akan dipasang di semua router. Apalagi semua komputer harus didata mac-addressnya dan dimasukkan ke dhcp server. *Sudah terbayang rumitnya*
Akhirnya sewaktu mau menginstall router pertama, pada waktu mengetikkan apt-cache search dhcp. Ada baris dhcp3-relay. Aha! Akhirnya jadilah riset untuk menggunakan dhcp-relay (dhcrelay) di tiap-tiap router. Jadi konfigurasinya sebagai berikut:
[client1]--[router(dhcprelay)]--+---[dhcp-server-utama]
[client2]--[router(dhcprelay)]--+
[client3]--[router(dhcprelay)]--+
Jadi client1 ada di group-gedung 1 dengan subnet 10.1.1.0/24, client2 ada di group-gedung 2 dengan subnet 10.1.2.0/24, client3 ada di group-gedung 3 dengan subnet 10.1.3.0/24
Nah di router cukup diinstall dhcp3-relay. Terus semua subnet dan daftar mac-address ada di dhcp-server-utama. Jadi kerepotannya sedikit berkurang, karena cukup memaintain 1 server saja.
Kesulitan yang saya hadapi kemaren adalah Kurangnya dokumentasi dan contoh tentang dhcp3-relay. Akhirnya setelah diskusi dengan slashdotfx akhirnya bisa jalan.
Satu hal yang menjadi masalah kemaren adalah, di konfigurasi dhcp3-relay, untuk INTERFACES diisi dua interface yang ada di router. eth0 dan eth1. Jadi intinya, dhcp3-relay ini akan merelay dari ethernet 0 ke ethernet 1.
Jangan lupa /proc/sys/net/ipv4/ip_forward diisi dengan "1". Setelah itu silahkan mengkonfigurasi dhcp server di server utama.
--budiw
$sudo dpkg-reconfigure tzdata
Pilih yang sesuai dengan anda. Kalau anda berada di Indonesia, kemungkinan isinya Asia/Jakarta
$sudo vi /etc/default/rcS
edit bagian:
UTC=yes
menjadi
UTC=no
kemudian reboot
$sudo reboot
Ref: https://help.ubuntu.com/community/UbuntuTime
Untuk ntp tidak diaktifkan, sebab menggunakan waktu(time) komputer dari HOST KVM-nya.